PEMBAHASAN SOAL-SOAL TQM PENDIDIKAN

PEMBAHASAN SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER

TUGAS MATA KULIAH MANAJEMEN PENINGKATAN

MUTU PENDIDIKAN

DOSEN : DR. MARUF AKBAR, M.Pd

 

 

DISUSUN OLEH :

R O D I Y A H

 REG. 7616090543

 

PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2010 

 

 

 

PERTANYAAN UJIAN  AKHIR  SEMESTER

MATA DIKLAT MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU  PENDIDIKAN

  1. Apakah Prinsip-Prinsip Manajemen Mutu, Jelaskan penerapannya di Sekolah dan berikan contoh2 kasusnya ! Bagaimana menurut pendapat Saudara untuk memecahkannya ?
  2. Buatlah Kriteria untuk Mengajar Terbaik , (Pilih sesuai dengan Subject matter Anda) berdasarkan ke-4 kriteria pembelajaran tersebut !
  3. Bagaimaenurut Saudara seorang  Guru meningkatkan kualitas interaksi dengan siswanya ketika melakukan aktivitas mengajar (Teaching activity) baik individu maupun kolektif , berikan contoh masalahnya dan pembahasannya sesuai dengan realita yang ada !
  4. Bagaimana menurut pendapat Saudara untuk memperbaiki kualitas pembelajaran Saudara dalam aspek potensi Saudara sebagai Guru, yaitu aspek : Knowlegde, experience, achiement, expection, values, dan creativity.
  5. Bagaiamana rancangan Saudara (Gunakan reseaching/analisis Saudara) tentang design strategi mutu, model instructional/ model pengajaran atas dasar sumber-sumber: people, money, dan time ?!

PEMBAHASAN SOAL :

1. Prinsip-prinsip Manajemen Mutu adalah :

  1. Fokus pada Pelanggan  (Customer Fokus)
  2. Kapemimpinan Kepala Sekolah (Leardership)
  3. Melibatkan setiap orang didalam dan diluar organisasi ( Involvement People)
  4. Pendekatan proses dalam kegiatan pembelajaran ( Process Approach)
  5. Pendekatan sistem manajemen untuk meningkatkan kualitas sekolah ( System approach to Management)
  6. Perbaikan yang terus-menerus atau berkesinambungan melalui evaluasi ( Continual Improvement)
  7. Pendekatan fakta dalam pembuatan keputusan (Faktual Approach to Decition)
  8. Menjaga hubungan baik saling menguntungkan antara orangtua siswa, pemerintah dan pihak-pihak lain (Mutually Benficial Supplier Relationship)

 CONTOH  KASUS :

           Disebuah sekolah pelayanan terhadap pelanggan (Customer Fokus)  kurang layak karena kepemimpinan kepala sekolah (Leardership) kurang baik dimana kepala sekolah tidak  mampu membuat’ TEAM WORK’ yang solid, kebijakan dan kewenangannya di buat sendiri tanpa melalui rapat atau dengan pendapat dari para bawahannya, akhirnya komunikasi sering terhambat dan salah persepsi terhadap pelaksanaan kebijakan yang ditetapkannya, misalnya : diinstruksikan bahwa setiap hari senin harus upacara, tidak dijelaskan apakan pada saat ulangan umum/ujian sekolahpun  harus ada upacara bendera, atau ditiadakan.?!

SOLUSI : Walaupun kepala sekolah tidak dapat membentuk TEAM WORK yang solid, seharusnya para staff tetap rapat dan kreatif membuat tata tertib yang benar dan dikonsultasikan dengan Kepala Sekolah, seperti kasus diatas, dituntut WK. kesiswaan inisiatif membuat  JABWAL UPACARA BENDERA, lengkap dengan waktu, Pembina Upacaranya, dan petugas upacara dari seluruh kelas yang saling bergantian, tentukan pada saat ulangan umum/Ujian Sekolah tidak dijadwalkan. Dengan demikian setiap guru, siswa atau warga sekolah mengetahui ‘Jadwal Upacara Bendera’.

2. Kriteria  Mengajar Terbaik adalah :

  1. Mendisign Pengalaman-pengalaman belajar yang telah dialami siswa (The design of the Learning Experience)
  2. Kualitas interaksi Siswa dan guru yang diperoleh pada saat pembelajaran (The quality of Teacher – Student Interaction)
  3. Perolehan hasil belajar siswa ( The Learning Schieved by Students)
  4. Upaya-upaya guru dalam memperbaiki pembelajaran melebihi waktu yang telah ditentukan  (The Teacher’s Effort to improve over time)

PENGALAMAN SESUAI SUBJECT MATTER ANDA :

 PENGALAMAN SAYA GURU PRODUKTIF PEMASARAN (MARKETING

SMKN 2 CIKARANG BARAT :

1. Pendisignan Pembelajaran pada siswa yaitu dengan menanyakan pengalaman-pengalaman siswa dalam dunia pemasaran,misalnya:      

  • Apakah pernah melakukan transaksi bisnis usaha kecil dengan       berjualan disekeliling rumahmu, misalnya : jualan kaos kaki, kerudung, ATK,    dll?
  • Apakah berjualan dirumah atau berkeliling ?
  •  Bagaimana hasilnya, dan untuk apa hasil dari penjualan tersebut ?
  •  Bagaimana sikap dari para pembeli/konsumen ?
  • Bagaimana persaanmu saat berjualan ?!
  • dll. 

 

2.  Kualitas interaksi siswa pada saat pembelajaran adalah akan terlihat dengan antusiasnya siswa dalam mengikuti pembelajaran dia memberikan respon yang positif dengan mengemukankan opini-opininya sehingga dapat mengeksploitasi kemampuannya dalam mengemukakan pendapat dan suasana pembelajaran semakin menarik dan siswa ingin terus menggali dan mencari tahu mengenai dunia pemasaran.

3. Perolehan hasil belajar siswa adalah ditunjukan dengan paham dan mengertinya siswa terhadap hasil pembelajaran sehingga gurupun dapat melanjutkan materi-materi sesuai dengan agenda pembelajaran di kelas, selanjutnya kemampuan siswa dapat terukur dengan evaluasi dan penilaian.

3.Upaya-upaya guru dalam memperbaiki pembelajaran dengan memberikan tugas-tugas yang menarik dan menantang, contoh :

  •  Tugas pertama adalah menceritakan pengalaman   berniaga/berdagang / bertaransaksi   bisnis dilingkungan rumahnya.
  • Tugas dua diskusi kelompok dengan presentasi mengenai teori-teori marketing ( sumber bisa dicari darimana saja termasuk dari internet).
  • Tugas ketiga membuat film dengan mewawancarai para enterpreuneur atau pengusaha yang telah sukses menjadi wariusahawan dan memceritakannya kembali di depan kelas, tugas kelompok.

    

  3. Peningkatan kualitas Seorang Guru dalam interaksi dengan siswa adalah :

  1. Competence  yaitu Kompetensi yang dimiliki oleh seorang guru
  2. Trust worthy yaitu  Kepercayaan secara individual  atau kolektif siswa
  3. Stimulaty yaitu Stimulasi yang diberikan untuk memotivasi siswa
  4. Dynamic or Energic yaitu  Menjalankan tugas-tugasnya penuh dynamic dan energik sehingga tidak membosankan siswa, siswa terus antusias belajar.
  5. Challenging yaitu Guru memberikan tantangan yang menarik untuk siswa.
  6. Making Students feel included and Values, yaitu Guru membuat situasi setiap siswa terlibat dalam pembelajaran dan merasa penghargaan yang sama.

            CONTOH  KASUS :

            Seorang guru harus memiliki kemauan untuk selalu berusaha menjadikan pembelajarannya di dalam kelas adalah baik dan disukai oleh seluruh siswa-siswanya, kenyataan di lapangannya :

  1. Competence : Banyak guru yang masih belum kompeten pada bidangnya, mengakibatkan siswa tidak betah dan malas menerima pembelajaran dikelas atau guru sering tidak masuk kelas.
  2. Trust Worthy dimana Guru akan kehilangan kepercayaan dari siswa yang diajarnya karena seringnya tidak masuk kelas baik secara indivisu maupun kolektif, akibatnya : siswa menjadi rusak prestasi atau  kurangnya peningkatan daya pikir, daya qolbu dan daya fisik.
  3. Stimulaty yaitu Stimulasi yang diberikan untuk memotivasi siswa, masih banyak guru jangankan memotivasi siswa malah sebaliknya menjatuhkan siswa, sering ego, merasa paling benar sehingga ucapan siswa tidak pernah diperhatikan akibatnya siswa menjadi malas dan tidak mau belajar dengan baik
  4. Dynamic or Energic yaitu  Menjalankan tugas-tugasnya penuh dynamic dan energik sehingga tidak membosankan siswa, siswa terus antusias belajar, kenyataannya masih banyak guru yang ogah2an mengajar, mencari dalih tidak masuk kelas, misalnya karena tidak dijemput siswa, lupa jadwal, sering telat karena rumah jauh, dll sehingga tidak lagi energic tapi pemalas dan statis
  5. Challenging yaitu Guru memberikan tantangan yang menarik untuk siswa, kenyataannya guru masih memberikan tugas yang itu-itu saja, membuat siswa bosan dan bête akibatnya siswa jarang mengerjakan tugas apalagi tidak pernah diperiksa atau di koreksi.
  6. Making Students feel included and Values, yaitu Guru membuat situasi setiap siswa terlibat, seringkali guru kurang peduli dengan keadaan siswa, mau mengerti atau tidak yang penting materinya disampaikan semua, suara yang kecil sehingga hanya yang duduk didepan yang mendengar, atau hanya hapal pada beberapa siswa saja dan yang itu terus yang mengerjakan soal, akibatnya siswa lain tidak terlibat dalam pembelajaran tersebut.

SOLUSI

             Bagan  diatas  menunjukan usaha-usaha seorang guru dalam pembelajaran dimana dia terlebih dahulu mempersiapkan materi pembelajarannya dengan menetapkan In put selanjutnya proses dilakukan sebaik mungkin dengan memperhatikan prilaku gurdan siswa untuk mencapai tujuan(out put) : meningkatkan daya pikir, meningkatkan daya qolbu, meningkatkan daya  fisik.

 4. Memperbaiki kualitas pembelajaran melalui aspek  potensi knowledge, experience,

    achievement, expection, values dan  creativity.

  1. Knowledge, yaitu  upaya-upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan pengetahuan/kecerdasan berfikir sehingga mampu membawa siswa termotivasi untuk menambah pengetahuannya, disini peranan guru sangat penting dalam memberikan respon pengajaran sehingga guru harus benar-benar meningkatkan pengetahuannya dalam bidang Ilmu pengetahuan terutama ‘ material subjeknya’ sehingga dapat dikembangkan menjadi materi yang menarik dan disukai oleh siswa, maka kualitas belajar semakin meningkat.
  2. Experience, yaitu memperkaya pengalaman yang menunjang pembelajaran melalui aktivitas yang menunjang baik di dalam sekolah maupun diluar sekolah, misalnya pengalaman Seminar, Diklat, Simposum, atau Pengembangan silabus dan bahan ajar atau berorganisasi di sekolah.
  3. Achievement, yaitu mengembangkan prestasi akademik dan non akademik, misalnya aktif mengikuti lomba menulis, karya ilmiah melanjutkan pendidikan, aktif mengikuti lomba non akademik; menyanyi, MC, puisi, dll sehingga memotivasi siswa juga untuk aktif mengembangkan prestasi.
  4. Expections, yaitu memiliki harapan untuk terus maju dan semakin baik, dimana harapan-harapan inipun akan memotivasi pembelajaran sehingga harapan yang baik dengan siswa prestasinya baik kelak akan menjadi generasi yang baik dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan Negara.
  5. Values, yaitu memiliki nilai-nilai yang baik sebagai seorang pendidik dengan menjaga norma agaman yang dianutnya, norma social, norma susila sehingga pribadi seorang guru dapat menjadi sauri tauladan bagi siswa dan masyarakat.
  6. Creativity, yaitu memiliki kreativitas dalam pengembangan bahan ajar dapat melalui modul yang dikembangkannya, internet, atau gaya dan cara pembelajaran yang lebih menarik melalui permainan, pindah ruang tidak monoton dalam kelas, kreati menciptakan hal-hal baru yang menarik bagi siswa.

 5. Analisis Strategi Design Model Instruction / model pengajaran atas dasar sumber- 

    sumber  PEOPLE, MONEY, and  TIME

              Bagan  Strategi Design dibawah  terlihat bahwa 3 sumber pendidikan akan terus berjalan dan sangat berperngaruh besar terhadap proses strategi peningkatan mutu sekolah, dimana PEOPLE adalah motor penggerak dalam proses intruksional model dalam teaching quality sehingga PEOPLE yang punya motivasi kuat dan memegang teguh VISI organisasi yang telah ditentukan akan terus berusaha untuk mencapainya., sementara itu dana atau MONEY juga dibutuhkan sebagai sumber pendukung dalam pelaksanaan meningkatan mutu melalui Instructional model,  untuk memberikan perhatian atau keantusiasan siswa untuk mengikuti pembelajaran sehingga meraih pestasi akademik yang baik, sementara itu TIME, atau waktu akan menunjukan perjalanan keberhasilan dalam strategi design ini, dimana strategi ini akan membutuhkan waktu panjang (long time) tapi mungkin juga dalam waktu singkat akan tercapai apabila sudah ada kesamaan visi, comitmen, kinerja yang baik, controlling dan evaluasi yang tepat serta akurat,  dan Team work yang solid untuk berusaha keras mencapai tujuan organisasi.

            Strategi Design ini apabila dilaksanakn dengan baik maka pencapaian peningkatan mutu pendidikan akan tercapai pula dengan baik, oleh karena itu dibutuhkan kesungguhan hati  dari masing-masing anggota ‘Team Work’ untuk menjalankannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: